BIIB080: Terapi Genetik yang Berpotensi Mengobati Alzheimer

pixabay

toyoong.com Alzheimer merupakan salah satu jenis penyakit neurodegeneratif yang paling umum terjadi di seluruh dunia. Sayangnya, saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini secara menyeluruh. Namun, sebuah terapi genetik baru-baru ini diuji coba dan menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam menurunkan kadar protein tau, salah satu penyebab Alzheimer.

Terapi genetik BIIB080 berhasil menurunkan kadar protein tau penyebab Alzheimer hingga 50% pada 46 pasien 

Ini menunjukkan bahwa pendekatan gene silencing dengan menggunakan antisense oligonucleotide (ASO) bernama BIIB080/IONIS-MAPTRx bisa menjadi solusi untuk menangani penyakit Alzheimer. Dengan menekan produksi protein tau pada tingkat genetik, diharapkan bisa memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.

Obat ini aman dan efektif digunakan pada pasien Alzheimer ringan

Seluruh pasien dalam uji klinis fase I menyelesaikan periode pengobatan dengan lebih dari 90% pasien menyelesaikan periode pasca-pengobatan. Efek samping ringan atau sedang terjadi pada pasien yang diberikan obat, namun tidak ada kejadian buruk yang serius terjadi pada pasien yang mendapat obat.

Terapi genetik ini merupakan pendekatan baru dalam pengobatan Alzheimer

Hingga saat ini, belum ada obat yang secara khusus ditargetkan pada protein tau. Obat-obatan yang sudah tersedia saat ini, seperti aducanumab dan lecanemab, masih berfokus pada mengurangi akumulasi plak amyloid.

Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas terapi genetik BIIB080 pada kelompok orang yang lebih besar dan beragam

Namun, hasil uji klinis fase I menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam menunjukkan bahwa protein tau dapat berhasil ditargetkan dengan obat gene silencing untuk memperlambat atau bahkan membalikkan perkembangan penyakit Alzheimer serta penyakit lain yang disebabkan oleh akumulasi protein tau.

Secara keseluruhan, terapi genetik baru ini menawarkan harapan dalam penanganan penyakit Alzheimer. Namun, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitas dan keamanan terapi ini. Jika terapi genetik ini berhasil dikembangkan lebih lanjut, maka mungkin suatu saat nanti kita dapat mengurangi beban penyakit Alzheimer yang menimpa jutaan orang di seluruh dunia.

Untuk mempelajari lebih lanjut silahkan baca jurnal berikut:

Mummery, C.J., B√∂rjesson-Hanson, A., Blackburn, D.J. et al. Tau-targeting antisense oligonucleotide MAPTRx in mild Alzheimer’s disease: a phase 1b, randomized, placebo-controlled trial. Nat Med (2023). https://doi.org/10.1038/s41591-023-02326-3

EN

ikuti toyoong.com di: Giveaway Pulsa

Posting Komentar

0 Komentar